Banyak perusahaan dunia yang mulai fokus menggarap sektor energi ramah lingkungan, salah satunya perusahaan asal Korea Selatan, Lotte Chemical.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan road map strategi jangka panjang perusahaan yang akan menggelontorkan dana sebesar 10 triliun won atau setara dengan Rp 115 triliun hingga 2030.
Sebanyak 40% dari komitmen dana tersebut akan dialokasikan untuk mengembangkan bahan baku baterai yang diproyeksikan dapat mencetak pendapatan hingga 5 triliun won (Rp 58 triliun).
Sebagai informasi, hidrogen merupakan salah satu sumber energi bersih yang sudah mulai dikembangkan. Elemen ini dikatakan bersih karena pembakarannya tidak melibatkan karbon sebagaimana minyak, gas dan batu bara.
Menurut perkiraan perusahaan, pasar hidrogen global pada 2030 bakal mencapai 98 juta ton. Itu artinya jika target produksi terpenuhi maka Lotte Chemical bisa mengamankan pangsa pasar 1,2%.
Selain mengembangkan EBT, raksasa kimia asal Korea ini juga akan berekspansi ke bisnis daur ulang dan bioplastik untuk menghasilkan satu juta ton produk dengan revenue sampai Rp 23 triliun per tahun dan menelan biaya investasi hingga Rp 11,5 triliun pada 2030.
Melalui Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd, perusahaan kimia asal Negeri Ginseng tersebut menguasai 92,5% saham PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI).
Untuk diketahui LINE Project fokus pada pembangunan kompleks pabrik petrokimia dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta ton per tahun.
Produk petrokimia yang dihasilkan antara lain etilen sebanyak 1 juta ton, propilen 520 ribu ton, polipropilen 250 ribu ton dan sisanya produk kimia lain.
Source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20220619110433-17-348315/prospek-cuan-hijau-bisnis-material-baterai-lotte-chemical
Penemuan dua sumber gas alam besar di perairan Kalimantan Timur dan Sumatera bagian utara pada tahun 2023 memberikan harapan dalam mendukung target produksi gas Indonesia tahun 2030 sebesar 12 miliar…
JAKARTA - Emiten produsen polyester milik Sri Prakash Lohia, PT Indorama Synthetics Tbk. (INDR) menargetkan bisnis tambang emas perseroan mulai beroperasi di kuartal I/2024. Presiden Direktur Indorama…
Anggota holding BUMN tambang MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam menargetkan peningkatan produksi-penjualan sejumlah komoditas andalannya, seperti emas dan nikel pada 2024. Antam memacu penjualan…
BEI menjelaskan perseroan telah menunda pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A yang jatuh tempo pada 18 Desember 2023. Hal tersebut mengindikasikan adanya…
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) angkat suara soal adanya temuan Kejaksaan Agung soal dugaan peleburan emas ilegal. Corporate Secretary Division Head Antam Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, dalam…