Logo PT. Duta Indomandiri
Masih Hadapi Sejumlah Tantangan, Begini Prospek Kinerja Wijaya Karya (WIKA) di 2024 20 February 2024

Masih Hadapi Sejumlah Tantangan, Begini Prospek Kinerja Wijaya Karya (WIKA) di 2024

BEI menjelaskan perseroan telah menunda pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A yang jatuh tempo pada 18 Desember 2023. Hal tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha Perseroan.
 
Ini bukan yang pertama kalinya saham emiten BUMN Karya disuspensi. Sebelumnya, ada saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang disuspensi BEI.
 
Kepala Riset Praus Capital Marolop Alfred Nainggolan mengatakan, meskipun ada suspensi saham dari BEI, potensi delisting untuk emiten BUMN bisa dibilang sangat kecil, karena secara historis juga belum pernah kejadian. 
 
Alfred melihat, Pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas (Ultimate), sangat lambat dalam penanganan BUMN Karya.
 
Proses pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) dan juga divestasi aset terjadi berlarut-larut. Kondisi ini bahkan terlihat sebelum tahun politik. 
 
WIKA diketahui menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan right issue sebagai skema penerimaan PMN sebesar Rp 6 triliun.
 
Kewajiban yang membebani BUMN Karya saat ini adalah hasil dari ekspansi masif Karya yang dibiayai oleh pinjaman. Harus diakui, terlaksananya program infrastruktur Pemerintah tidak lepas dari kontribusi BUMN Karya yang diminta untuk mendukung program infrastruktur pemerintah. 



Source: https://investasi.kontan.co.id

 

Related News: